Syariah atau sufisme semuanya merupakan bentuk pelaksanaan dari ajaran islam
Pelaksanannya ada 2 macam:
Pertama: yang mementingkan sistem tindakan ibadah.
Kedua: lebih mementingkan kebertautan hati, rohani dan mental.
Para pelaku ibadah itu hanya ingin mencapai tujuan akhir yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Namun keduanya itu berakar dari suatu kepercayaan dan kesadaran akan adanya...
Minggu, 06 Maret 2011
Orang Saleh
Posted by Serat Bayan Budiman on Minggu, Maret 06, 2011
Orang yang saleh, apakah ia menjadi guru mursyid atau bukan, seolah menjadi perantara yang menghubungkan ajaran syariah dan tasawuf atau sufisme dan menjadi penghubung antara orang awam dan Tuhan.
Mediasi yang dilakukan oleh orang saleh bukan dengan cara-cara sufi, melainkan melalui kedekatannya kepada Tuhan, hingga orang lain menjadikan mereka sebagai penambah kesalehan dengan harapan bisa mendekatkan...
Posted in Alim
Sabtu, 05 Maret 2011
Orang Alim
Posted by Serat Bayan Budiman on Sabtu, Maret 05, 2011
Pemikiran Islam, seperti pandangan yang berkembang dalam masyarakat umum, juga mengenal dua unsur sosial yang bersifat hirarkis, yaitu orang awan di tingkat bawah dan orang alim di tingkat atas.
Dua tingkat ini yang umum diketahui, meski masih ada tingkatan lain dari semua itu.
Kualitas orang alin bukanlah hanya karena ia menguasai sejumlah ilmu, melainkan juga karena memiliki kualitas kesalehan...
Posted in Alim
Selasa, 01 Maret 2011
Ketakterhinggaan Sang Aku
Posted by Serat Bayan Budiman on Selasa, Maret 01, 2011
Dalam ilmu matematika, serat bayan budiman bisa diibaratkan teori limit untuk memahami ajaran Syekh Siti Jenar.
Manunggaling kawulo Gusti yang diajarkannya adalah sebuah bentuk ajaran untuk menembus rahasia ketakterhinggaan.
Dalam matematika, siapa saja yang mampu menembus rahasia ketkterhinggaan maka ia akan bisa menemukan sejumlah kerelatifan nilai ke-aku-an.
Untuk memahaminya kita perlu mengerti...
Posted in Matematika Syekh
Khalwat Seorang Sufi
Posted by Serat Bayan Budiman on Selasa, Maret 01, 2011
Terkadang kaum sufi melakukan tari-tarian membentuk suatu lingkaran sebagai gambar dari gerak oikiran dan rohani di dalam aksi yang dilakukan dengan tujuan mendekati hakikat di pusat lingkaran.
Khalwat dilakukan sufi bukan sekedar menyepi menjauh dari keramaian duniawi, melainkan sebuah proses pencarian bagaikan serial langkah mencapai Sang Maha Hakikat tersebut.
Inilah antara lain cara sufi memberi...
Posted in Sufi
Tujuan Akhir Ibadah
Posted by Serat Bayan Budiman on Selasa, Maret 01, 2011
Tujuan akhir dari semua tindakan ibadah, seperti dalam praktek sufi atau ketaatan syariat adalah berada dekat pada Tuhan, bahkan tawarrub atau mendekati Tuhan itu sendiri.
Mencapai kedekatan pada posisi Tuhan itulah yang sering diberi arti menyatu dengan Tuhan Sang Hakikat.
Penyebutan nama-nama atau sifat Tuhan bukanlah sekedar suatu ucapan verbal seperti meyebut nama orang atau benda, tapi sebuah...
Posted in Sufi
Senin, 28 Februari 2011
Bentuk Praktek Sufi
Posted by Serat Bayan Budiman on Senin, Februari 28, 2011
Sebagian tampak diam tanpa gerak seolah berhenti bernafas, badan wadagnya di tempat, tapi ruhaninya berada entah kemana.
Sementara yang lain menggerak-gerakkan tubuh, kaki dan tangan sambil mengucap tanda-tanda sakral bagaikan penari yang melingkari sebuah cahaya api unggun.
Sebagian lain melakukan gerak seperti orang lain yang melakukan ibadah, namun penuh suasana khidmat, seolah mengalami fase...
Posted in Sufi
Kamis, 17 Februari 2011
Alasan Syekh Siti Jenar Menolak Panggilan Sultan Demak
Posted by Serat Bayan Budiman on Kamis, Februari 17, 2011
Pada postingan sebelumnya adalah bahwa kancil menjelaskan kepada gajah tentang dua Gusti.
Panggilan Gusti Katon (Raja Sulaiman), ditolak oleh si kancil karena lebih mementingkan panggilan Gusti Agung.
Kisah penjelasan inilah yang bisa dijadikan kiasan, atau membandingkan argumentasi Syekh Siti Jenar yang menolah panggilan Sultan Demak melalui perantaraan Sunan Bonang.
Kita simak kutipan berikut...
Posted in Matematika Syekh
Ejekan Si Kancil Kepada Gajah | Memahami Matematika Syekh Siti Jenar
Posted by Serat Bayan Budiman on Kamis, Februari 17, 2011
Sebagai lanjutan dari Si Kancil dan Kuda | Memahami Matematika Syekh Siti Jenar.
Kemarin telah disebutkan bahwa si kancil ini telah sedikit mengejek si gajah.
Kancil bilang kalau gajah yang hidungnya besar dan panjang dan badannya bagaikan gunung, tetapi maksud dua ratu saja tidak mengerti.
Padahal semua makhluk yang hidup mempunyai dua ratu, yang pertama itu adalah Ratu Agung (Raja Besar) dan yang...
Posted in Matematika Syekh
Rabu, 16 Februari 2011
Si Kancil dan Kuda | Memahami Matematika Syekh Siti Jenar
Posted by Serat Bayan Budiman on Rabu, Februari 16, 2011
Dalam serat Bayan Budiman dikisahkan ketika kuda tiba kembali, si Kancil yang tahu gelagat segera berlari mendahului menghadap kepada sang Raja.
Berbeda dengan si Anjing, sambil terus menjulurkan lidah ia justru berlari untuk sembunyi di balik gerumbul.
Namun baunya segera tercium oleh si Kuda.
Anjing pun tak bisa mengelak lalu dikawal menghadap Raja SUlaiman ke istana.
Kancil telah tiba di hadapan...
Posted in Matematika Syekh
Syekh Siti Jenar | Kitab Bayan
Posted by Serat Bayan Budiman on Rabu, Februari 16, 2011
Syekh Siti Jenar yang ada dalam postingan ini karena serat bayan budiman juga menyebutkan demikian dengan alasan karena berisi penjelasan tentang sikap hidup manusia muslim yang mencerminkan konsep Wahdatul Wujud yang menjdi inti ajaran Syekh Siti Jenar.
Kalau dalam bahasa Jawa berart Warongko Manjing Curigo yang tersaji dengan konteks hidup praktis keseharian dan dikaitkan kasus-kasus khusus, terutama...
Posted in Syekh Siti Jenar
Burung Surga
Posted by Serat Bayan Budiman on Rabu, Februari 16, 2011
Burung surga yang ada di tiap postingan ini hanya merupakan simbol.
Seekor burung yang disebut Burung Bayan sebagai aktor utama yang bertindak sebagai penyampai pesan ajaran kasampurn...
Posted in Burung Surga
Serat Bayan Budiman | Sekapur Sirih
Posted by Serat Bayan Budiman on Rabu, Februari 16, 2011
Serat Bayan Budiman ini merupakan blog yang bersumber dari catatan yang dibuat pada tahun 1859 Jawa tau tahun 1929 Masehi yang ditulis dalam bentuk bahasa Jawa dengan huruf pegon Arab oleh Kyai Ali Hasan.
Serta dari pedoman sebuah buku karya DR. Abdul Munir Mulkan yang berjudul Makrifat Burung Surga dan Ilmu Kasampernan Syekh Siti Jenar.
Penunjuk tahun itu menandai kitab ini sedikit lebih tua atau...
Posted in Sekapur Sirih
Langganan:
Postingan (Atom)
Categories
Alim
(2)
Burung Surga
(2)
Makrifat Guru Sejati
(4)
Matematika Syekh
(5)
Sekapur Sirih
(1)
Sufi
(6)
Syariah
(2)
Syekh Siti Jenar
(3)
Syariah dan Sufisme